Benci Tapi Rindu

SMS aku tidak dibalas.

TAK APA!

Panggilan saya tidak dijawab dan juga tidak dibalas.

JUGA TIDAK APA!

JANJINYA, I’m going to make sure I have a GREAT weekend WITHOUT even THINKING about HIM!

Kekadang, saya tidak mengerti kenapa harus dilayani sebegini. Saya terasa sangat ingin nak marah tetapi setiap kali bila dia muncul saja, kemarahan saya reda. Entah ke mana pergi.

Adakah itu perkara yang baik? Saya kurang pasti. Yang saya tahu, saya cuba sedaya-upaya untuk berasa marah tetapi yang tinggalnya hanya senyuman bodoh.

Selain itu, saya juga pandai mencari alasan untuk si dia.

“Mungkin dia sibuk.”

“Mungkin dia sudah tidur.”

“Mungkin tengah mandi kut.”

“Mungkin dia sibuk.”

“Memang pun dia sibuk.”

“Yalah tu, dia sangat sibuk.”

“Mungkin nanti dia akan call.”

BENCI! Tahu tak? BENCI!

Ada kalanya, saya melihat orang di sekeliling saya yang seolah-olah tiada masalah dalam percintaan. Mungkin ada sedikit pertengkaran dan perselisihan faham tetapi secara keseluruhannya, tak lah sedramatik kisah saya ini. Walau bagaimana pun, saya tidak akan membandingkan diri saya dengan orang lain sebab ia membazirkan masa dan buat sakit hati sahaja.

Saya tidak banyak menulis perkara yang menyedihkan di bawah kategori “Love Story” jadi saya seolah-olah nampak macam happy sangat. Tetapi hakikatnya, ada juga masa yang saya tidak happy sangat. Dan saya tidak akan menyorok hakikat itu.

Yang saya tahu, saya masih menanti.

…dan mungkin saya menanti keseorangan.

2 comments

  1. Firstly dear, I got to say that your B.M is so impressively good! Reminds me in writing B.M essay in high school. 🙂

    I am absolutely agree with one of your thinking that you don’t like comparing your love with others. The love is yours and nobody knows how deep is it. There’s no use comparing either. I know sometimes love hurts, but that’s the way it is. Anyway babe, love conquers all. Jia You!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *